Categories
Artikel

Jual Domba Murah Yogyakarta dan Pelajari Penyakit Scrapie yang Menyerang Domba

Jual Domba Murah Yogyakarta -Penyakit yang menyerang domba ternak cukup banyak jenisnya. Salah satunya adalah scrapie yang merupakan penyakit dengan tingkat kerusakan yang cukup fatal. Scrapie telah menjadi endemik pada domba yang memengaruhi kondisi kesehatannya. Scrapie adalah salah satu kelompok penyakit yang diklasifikasikan sebagai penyakit yang menimbulkan kerusakan pada neuron. Ini disebabkan oleh pola seperti spons yang berkembang di jaringan otak. Kondisi yang bisa memengaruhi penyakit tersebut adalah abnormalprion, yaitu suatu bentuk menyimpang dari protein jinak yang biasanya ditemukan di otak. Protein prion mampu mengubah molekul protein normal menjadi bentuknya sendiri, dengan demikian menggandakan dirinya di dalam neuron dan merusaknya.

Scrapie memiliki waktu inkubasi yang lama, biasanya antara 18 bulan hingga lima tahun setelah proses penularan. Tanda pertama yang muncul biasanya adalah perubahan perilaku seperti kecemasan dan kegugupan. Seiring berkembangnya penyakit ini, domba ternak akan kehilangan berat badan dan melemah. Kemudian mengalami tremor kepala dan leher, kehilangan koordinasi otot, dan mulai menggesekkan tubuhnya terhadap benda-benda di sekitarnya. Domba ternak juga akan menghilangkan bulu atau rambutnya karena menggesekkan tubuhnya tersebut. Penyakit ini bisa menyebabkan kematian domba ternak dalam satu hingga enam bulan.

Prion sebagai penyebab scrapie dapat ditularkan dari domba ke domba. Jalur utama penularan adalah melalui konsumsi plasenta atau cairan allantoic dari domba yang terinfeksi. Karenanya, bayi domba yang baru lahir juga berisiko tinggi terkena infeksi ini. Ada juga bukti bahwa prion dapat bertahan di tanah dan menginfeksi hewan sehat yang menelan partikel tanah yang terkontaminasi. Beberapa domba membawa varian genetik yang membuat protein prion normal resisten terhadap konversi ke bentuk abnormal yang menyebabkan scrapie. Scrapie tampaknya tidak dapat ditularkan ke manusia.

Baca Juga: Jual Domba Murah Klaten dan Pelajari tentang Penyakit Mulut Keropeng pada Domba

Seringkali ada perubahan umum dalam temperamen atau perilaku domba selama berminggu-minggu sebelum tanda yang lebih spesifik berkembang. Dalam beberapa kasus kondisi domba ternak yang terinfeksi dapat memburuk dengan cepat hingga berujung pada kematian. Domba ternak dengan scrapie menunjukkan kombinasi dari tanda-tanda seperti iritasi kulit diikuti dengan:

  • Domba menjadi agressif
  • Telinga yang terkulai
  • Peningkatan kegugupan atau respons ketakutan dari domba
  • Sering tertinggal dari kawanan
  • Agresi
  • Depresi atau tatapan kosong

Domba yang terinfeksi biasanya juga mengalami masalah kulit dan sering menggosok kepala dan badan secara berulang-ulang pada benda-benda seperti pagar, tiang atau rak jerami. Domba ternak juga akan menggigit atau menggemeretakkan gigi saat menggosok diri atau saat menggosok punggung dengan kuat. Mereka terus menggaruk bahu atau telinga dengan kaki belakang. Menggigit kaki, tungkai, atau bagian tubuh lainnya yang tidak biasa atau gelisah serta kehilangan wol yang berlebihan atau kerusakan pada kulit.

Penting bagi setiap peternak untuk melakukan pembersihan lingkungan, disinfeksi dan vaksinasi domba ternak secara rutin. Pembersihan dan disinfeksi bangunan secara menyeluruh bisa mengurangi tingkat infeksi. Anda harus mendisinfeksi bangunan dan peralatan sesuai dengan baik. Beberapa domba secara genetik lebih resisten terhadap scrapie klasik daripada yang lain. Anda dapat menggunakan pengujian genotipe untuk mengidentifikasi domba yang resisten terhadap scrapie dan kemudian mencoba membiakkan hewan yang lebih resisten.

Scrapie klasik dapat disebarkan melalui kolostrum dan susu. Anda harus memastikan kolostrum atau susu pengganti yang Anda beli berasal dari kawanan atau kawanan yang telah dipantau setidaknya selama tiga tahun dan terbukti bebas dari scrapie klasik. Jangan gunakan kolostrum atau susu yang dikumpulkan pada kawanan ternak yang dikelola secara intensif atau hewan yang secara genetik rentan terhadap scrapie klasik. Domba dapat terinfeksi oleh scrapie klasik jika bersentuhan dengan cairan kelahiran atau setelah lahir dari hewan yang terinfeksi. Anda harus membuang afterbirth sesegera mungkin. Anda juga harus membersihkan dan mendisinfeksi bangunan yang digunakan untuk beranak atau bercanda secara teratur.

Ternak domba menghadirkan banyak keuntungan bagi anda, sehingga tidak heran apabila banyak orang yang mulai menggeluti usaha ternak domba. Apabila anda membutuhkan supplier domba atau peternakan domba, hubungi kontak person Doaz Farm. Kami merupakan supplier domba yang jual domba murah Klaten dengan kondisi yang bagus. Dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan asupan makanan terbaik untuk menghasilkan domba-domba yang sehat dan bagus. Segera hubungi Doaz Farm untuk mendapatkan domba yang bagus dari peternakan dan supplier domba kepercayaan anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *