Categories
Artikel

Jual Domba Murah Boyolali dan Cara Mengatasi Kudis Pada Domba Ternak

Jual Domba Murah Boyolali – Berbagai gangguan kesehatan bisa menyerang domba ternak anda. Masalah kesehatan yang paling umum yaitu kudis atau scabies. Kudis pada domba bisa disebabkan oleh tungau Psoroptes ovis dan merupakan risiko yang cukup signifikan terhadap kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas kawanan domba. Keropeng atau kudis pada domba yang disebabkan oleh tungau parasit, merupakan gangguan pada permukaan kulit. Infeksi yang diakibatkan oleh kudis dapat melemahkan tingkat produktivitas domba, malnutrisi, infeksi sekunder, hipotermia hingga kematian. Gangguan kudis pada domba membutuhkan waktu perawatan yang cukup memakan waktu. Untuk itu, sebagai peternak anda harus mewaspadai kondisi ini.

Kudis pada domba seringkali disebut sebagai penyakit musim dingin karena kebanyakan kasus terjadi dari musim gugur hingga musim semi, meskipun sejumlah kasus terjadi pada bulan-bulan musim panas. Tungau akan menyerang permukaan kulit, meskipun dapat tetap hidup di luar inang selama 16-18 hari. Betina hanya membutuhkan pemupukan satu kali sebelum bertelur 2-3 telur per hari, yang menetas setelah 1-2 hari, dan dia hidup sekitar 40 hari. Setelah menetas, parasit tersebut melewati tahap larva, tahap nimfa, kemudian berlanjut hingga dewasa. Selama tahap nimfa, tungau tidak makan, yang merupakan faktor penting untuk dipertimbangkan saat menggunakan endektosida yang dapat disuntikkan untuk mengobati keropeng. 

Keropeng atau kudis yang terjadi pada domba dapat ditularkan melalui kontak dengan tungau hidup atau koreng yang menempel pada pagar, kawat berduri, semak dan lainnya. Cara penularan yang biasa terjadi adalah akibat kontak antar domba, terutama di pasar. Pada tahap awal infeksi, ketika jumlah tungau rendah, mungkin tidak ada tanda klinis yang jelas. Domba dengan keropeng subklinis dapat terlihat normal dan tanpa disadari dapat berujung pada flok. Tungau psoroptes ovis bisa menembus epidermis kulit untuk memakan getah bening. Pustula kekuningan berkembang sehingga pecah, eksudasi membentuk kerak kekuningan khas dan bulu menjadi lembab dan kusut. 

Baca Juga: Jual Domba Murah Surakarta dan Pelajari Kuku Busuk yang Mempengaruhi Kondisi Domba Ternak

Iritasi yang intens menyebabkan domba menjadi hipersensitif, menggigit saat disentuh, atau bahkan berguling-guling di tanah. Interaksi bakteri dan enzim pencernaan pada permukaan kulit domba mungkin bertanggung jawab atas reaksi inflamasi berlebihan yang terbukti pada kudis domba. Domba dengan kudis menunjukkan peningkatan kejadian menggaruk dengan kaki belakang, menggosok atau gatal pada bagian samping dan ekornya pada benda mati seperti pagar atau dinding. Waktu yang dihabiskan dalam aktivitas ini pada akhirnya mengganggu pola perilaku berbaring dan makan mereka yang normal.

Area penggembalaan yang umum, di mana domba dapat dengan bebas berkeliaran dari satu area ke area lain, dapat menyebabkan penyebaran penyakit yang cepat. Ini bisa menjadi masalah besar dalam melacak asal kawanan dan memastikan pengobatan yang tepat. Pendekatan kolaboratif untuk mengendalikan kudis yang terjadi pada domba, terutama di daerah dengan populasi domba yang padat diperlukan. Untuk pengendalian serangan penyakit kudis pada domba, anda bisa melakukan suntikan antibiotik. Serta menjaga kebersihan domba dan lingkungan ternak domba.

Ternak domba menghadirkan banyak keuntungan bagi anda, sehingga tidak heran apabila banyak orang yang mulai menggeluti usaha ternak domba. Apabila anda membutuhkan supplier domba atau peternakan domba, hubungi kontak person Doaz Farm. Kami merupakan supplier domba dengan kondisi yang bagus. Dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan asupan makanan terbaik untuk menghasilkan domba-domba yang sehat dan bagus. Segera hubungi Doaz Farm untuk mendapatkan domba yang bagus dari peternakan dan supplier domba kepercayaan anda.

Categories
Artikel

Jual Domba Murah Boyolali dan yang Harus Diperhatikan Dalam Memberi Pakan Domba

Jual Domba Murah Boyolali -Jika anda memulai usaha ternak, maka anda harus mengetahui apa yang harus diberikan untuk kawanan domba anda. Serta mengetahui apa yang tidak boleh diberikan kepada kawanan domba anda. Seperti halnya hewan ternak lainnya, domba membutuhkan pakan yang bernutrisi untuk menjaga berat badannya dan daya tahan tubuhnya. Domba adalah hewan mamalia yang gemar memakan rumput.

Untuk memenuhi kebutuhan energi domba, tanpa memberi makan berlebihan atau kurang bisa menjadi tantangan besar. Faktanya, sebagian besar masalah kesehatan pada domba terkait dengan pemberian pakan yang tidak tepat. Misalnya, domba betina hamil yang diberi makan berlebihan cenderung mengalami toksemia saat hamil. Sedangkan hewan yang kurang makan lebih mungkin mengembangkan penyakit yang terkait dengan penyakit yang disebabkan oleh parasit internal. Domba membutuhkan nutrisi seperti karbohidrat, protein, garam, mineral, vitamin air dan serat agar tetap sehat. Kegagalan untuk bisa menyediakan semua nutrisi tersebut dalam jumlah yang tepat, bisa memicu munculnya penyakit.

Kekurangan nutrisi yang dialami domba bisa menyebabkan kembung, demam susu, toksemia kehamilan, dan banyak lagi dapat muncul. Ketika domba benar-benar kekurangan nutrisi, maka setiap domba bisa mengalami penurunan kondisi kesehatan yang cukup drastis. Domba membutuhkan nutrisi yang bervariasi tergantung pada tahap perkembangan mereka saat ini. Misalnya, domba jantan membutuhkan lebih banyak makanan daripada domba betina. Sementara itu, domba betina hamil dan menyusui membutuhkan makanan yang lebih spesifik dibandingkan domba betina yang tidak hamil.

Domba adalah hewan pemamah biak, yang berarti mereka memiliki ciri perut empat bilik dan perilaku mengunyah makanan. Kudanya dimuntahkan, dikunyah kembali, dan ditelan. Domba bukan satu-satunya hewan yang melakukan ini. Ada lebih dari 150 hewan berbeda yang termasuk dalam klasifikasi ini, termasuk banteng, kambing, sapi, rusa, dan kerbau. Domba dikenal sebagai pemakan rumput menengah, yang berarti bahwa mereka biasanya dapat memakan rumput baik hijauan berkualitas tinggi maupun rendah.

Baca Juga: Jual Domba Murah Yogyakarta dan Jenis Penyakit Pencernaan yang Bisa Dialami Domba

Anak domba tidak dilahirkan dengan rumens yang berfungsi, itulah sebabnya mereka pertama-tama menyusui dari induknya dan kemudian perlu dialihkan ke makanan creep yang sangat mudah dicerna. Ini membantu rumen saat berkembang. Namun, begitu mereka matang, rumen berfungsi dengan cara yang sederhana. Ketika domba memakan makanan, ia bergerak ke rumen, yang menempati sebagian besar rongga perut. Itu hanya tempat penyimpanan singkat, menahan makanan sampai dimuntahkan, dikunyah kembali, dan kemudian ditelan kembali (juga dikenal sebagai kunyahan). Biasanya domba akan istirahat untuk melakukan ini dan tidak akan melanjutkan makan. Kebanyakan domba akan mengunyah makanannya selama beberapa jam.

Rumen adalah bagian tubuh yang sangat unik, berfungsi sebagai tong fermentasi dengan berton-ton mikroorganisme. Mikroorganisme ini, termasuk bakteri, membantu hewan pemamah biak mencerna makanan berserat seperti jerami, yang tidak dapat dicerna oleh hewan lain. Saat fermentasi ini terjadi, Anda mungkin memperhatikan bahwa domba akan bersendawa. Ada beberapa gulma yang tidak bagus untuk domba anda dan dapat ditemukan tumbuh di banyak padang rumput. Sebelum membiarkan domba untuk merumput di padang rumput anda harus mengetahui tanaman yang ada di sana. Anda perlu untuk mengidentifikasi tanaman yang ada di kebun guna mengetahui dengan pasti bahwa tanaman tersebut tidak beracun bagi domba.

Jumlah padang rumput yang diperlukan untuk memberi makan domba selain suplemen makanan untuk ternak. Satu hektar padang rumput di musim semi dan musim gugur dapat menampung lebih banyak domba daripada satu hektar di musim kemarau. Anda harus memantau padang rumput Anda sendiri dan kawanan Anda sendiri untuk mengetahui berapa banyak padang rumput yang dibutuhkan. Anda dapat memanfaatkan ruang padang rumput Anda dengan hanya membiarkan domba Anda menggembalakan bagian-bagian kecil pada satu waktu.

Ternak domba menghadirkan banyak keuntungan bagi anda, sehingga  tidak heran apabila banyak orang yang mulai menggeluti usaha ternak domba. Apabila anda membutuhkan supplier domba atau peternakan domba, hubungi kontak person Doaz Farm. Kami merupakan supplier domba yang jual domba murah Boyolali dengan kondisi yang bagus. Dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan asupan makanan terbaik untuk menghasilkan domba-domba yang sehat dan bagus. Segera hubungi Doaz Farm untuk mendapatkan domba yang bagus dari peternakan dan supplier domba kepercayaan anda.

Categories
Artikel

Jual Domba Murah Solo dan Keunggulan Domba Garut Sebagai Hewan Ternak

Jual Domba Murah Solo – Hewan ternak saat ini memiliki prospek yang cukup bagus. Bagi seseorang yang tinggal di desa beternak bukan hal yang asing lagi. Dimana mayoritas masyarakat desa memelihara hewan ternak seperti domba. Bahkan sekarang ini usaha ternak domba mulai diminati banyak orang. Kegiatan usaha ternak domba merupakan salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan saat ini. Sebab hewan berbulu lebat dengan tanduk yang unik ini, tidak hanya sebagai hewan ternak saja, namun juga bisa menjadi kebutuhan konsumsi dan tekstil. Dimana daging domba dimanfaatkan sebagai daging konsumsi dan bulu domba dapat dijadikan wol untuk tekstil.

Permintaan pasar akan domba yang cukup tinggi tentu membuat usaha ternak domba yang dijalankan menghasilkan keuntungan yang tinggi. Ketika anda menjalankan dan mengelola usaha ternak domba dengan sistem yang baik dan benar, maka akan menghasilkan produksi domba sesuai dengan apa yang diharapkan. Mencoba untuk menggeluti usaha ternak domba memang gampang-gampang sulit, yang paling penting adalah kemauan untuk berkomitmen dan kerja keras. Dalam hal ini kesabaran dan ketelatenan sangat dibutuhkan agar usaha ternak domba yang dijalankan dapat berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil yang menguntungkan.

Salah satu jenis domba yang populer di pasaran adalah domba Garut. Dimana tidak sedikit peternak yang berani menawarkan harga yang cukup tinggi untuk satu domba Garut dengan bobot dan bentuk yang proporsional. Domba Garut yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru tentu menjadi daya tarik utamanya. Selain itu, perawatan domba yang cukup sederhana, serta cepat berkembang biak tentu menarik minat banyak orang. Bahkan, tampilan domba Garut yang menawan menjadikannya salah satu jenis domba yang cukup populer.

Baca Juga: Jual Domba Murah Yogyakarta dan Alasan Membangun Usaha Peternakan Domba yang Menguntungkan

Domba Garut memiliki ukuran tubuh yang cukup besar dan bentuk tanduk yang bagus. Hal tersebut membuat domba Garut ini semakin menarik sehingga diminati oleh banyak orang termasuk peternak. Tidak heran jika domba Garut bisa dijual dengan harga yang cukup fantastis. Bahkan untuk domba Garut yang pernah memenangkan kontes, harga yang ditawarkan untuk satu ekornya bisa sangat tinggi.

Postur tubuh domba Garut yang besar dan tegap dengan tanduk yang sangat beraneka ragam, cantik dan bisa dibentuk sesuai keinginan pemiliknya. Domba Garut juga cukup tanggap terhadap manajemen pemeliharaan yang baik dibandingkan dengan domba lokal lainnya. Domba Garut memiliki banyak keunggulan dari, selain terkenal sebagai domba ketangkasan, domba Garut juga merupakan hewan ternak yang eksotik. Penampilan fisik yang dimilikinya cukup menawan dan berperawakan tinggi kekar. Kemudian bulu dengan berbagai corak, tanduk yang khas memberikan kesan penampilan yang unik dan menarik. Domba Garut sendiri merupakan domba tropis yang dapat beranak lebih dari dua ekor dalam satu siklus kelahiran. Hal ini tentu akan sangat menguntungkan bagi peternak, dimana dalam periode satu tahun domba ini dapat mengalami dua siklus kelahiran.

Kualitas daging yang bagus dan memiliki nilai gizi yang cukup baik adalah keunggulan lain dari domba Garut. Selain itu, domba Garut memiliki kulit yang termasuk dalam salah satu kulit dengan kualitas terbaik di dunia. Biasanya kulit domba ini dijadikan sebagai bahan baku untuk pembuatan jaket. Tidak hanya itu, kotoran domba Garut juga memiliki manfaat yang cukup bagus dalam pertanian. Melalui proses penggilingan dan proses fermentasi, kotoran domba ini dapat dijadikan pupuk organik untuk segala macam jenis tanaman. Maka dari itu, banyak orang mulai menekuni ternak domba Garut karena menawarkan manfaat yang sangat menguntungkan.

Apabila anda membutuhkan supplier domba atau peternakan domba, kunjungi doazfarm.com Kami merupakan supplier domba dengan kondisi yang bagus. Dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan asupan makanan terbaik untuk menghasilkan domba-domba yang sehat dan bagus. Segera hubungi kontak person Doaz Farm untuk mendapatkan domba yang bagus dari peternakan dan supplier domba kepercayaan anda.

Categories
Artikel

Jual Domba Murah Solo dan Kenali tentang Penyakit Domba Ternak Akibat Infeksi

Jual Domba Murah Solo – Setiap peternak domba tentu ingin agar domba ternaknya tetap sehat. Meski begitu, ada banyak penyakit domba yang bermacam – macam dan bisa menyerang domba anda. Untuk itu, anda harus mengetahui dan sudah siap untuk antisipasi munculnya penyakit yang mungkin menyerang domba. Penyakit yang mungkin dapat menjangkiti domba dapat dikategorikan karena infeksi dan non infeksi. Untuk mengatasi masalah penyakit yang menyerang domba, tentu anda harus mengenali jenis penyakitnya.

Pada penjelasan kali ini, akan dibahas penyakit domba karena infeksi dan langkah untuk mengobatinya. Berikut ini jenis penyakit domba akibat infeksi serta pengobatannya.

1.            Scabies

Scabies adalah penyakit domba yang muncul akibat infeksi. Penyakit ini juga dikenal dengan istilah awam sebagai kudis dan kurap. Penyebab kondisi ini adalah ektoparasit atau tungau Sarcoptes scabei, Psoroptes communis varovis dan Chorioptes ovis. Jenis penyakit ini akan menyerang area di sekitar telinga domba, yang kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Gejala scabies biasanya ditandai dengan timbulnya bercak kemerahan yang membentuk bisul pada kulit domba. Lama kelamaan kondisi tubuh domba akan mulai terlihat kurus akibat menurunnya nafsu makan serta kekurangan darah.

Untuk mengatasi infeksi yang menyebabkan scabies, anda bisa melakukan penyemprotan menggunakan desinfektan pada kandang yang tercemar. Kemudian berikan domba obat anti parasit seperti Ivomec. Cuci domba dengan disikat menggunakan sabun antiseptik atau deterjen hingga bersih terlebih dulu. Kemudian potong bulu domba pada area yang terinfeksi scabies hingga pendek. Baru kemudian olesi bagian yang terluka tersebut 2 – 3 hari sekali dengan salep obat.

2.            Orf

Orf atau penyakit disebabkan oleh serangan virus Parapoxvyrus yang bersifat zoonosis dan bisa menular ke manusia. Biasanya, domba ternak akan terkena penyakit orf saat memakan rumput yang berbulu dan debu dari konsentrat. Gejala klinis yang mungkin timbul dari orf seperti luka di sekitar mulut yang berupa keropeng hitam disertai juga dengan benjolan. Lama kelamaan luka orf tersebut bisa menyebar pada sela-sela kuku domba. Kondisi tersebut bisa mengakibatkan domba menjadi kurus karena tidak memiliki selera makan.

Pada umumnya, orf atau keropeng mulut ini bisa sembuh setelah 1 bulan. Akan tetapi dalam kasus tertentu orf juga bisa menimbulkan kematian jika terjadi infeksi sekunder. Pengobatan untuk orf adalah menggunakan obat preparat Iodium dan suntikan dengan antibiotik. Anda juga bisa menggunakan pasta yang terbuat dari bahan tradisional seperti biji pinang, kapur sirih dan kunyit yang sudah dibersihkan terlebih dulu kemudian dihaluskan. Pemberian pasta tradisional tersebut, hanya perlu dioleskan saja tanpa harus mengelupaskan keropeng pada mulut domba. Kemudian, anda juga bisa memberikan vaksinasi untuk pencegahan dan pengkarantinaan agar orf tidak menyebar.

Baca Juga: Jual Domba Murah Yogyakarta dan Cara Menjaga Kebersihan Domba Ternak

3.            Pink Eye

Disebut juga degan istilah mata belekan, pink eye biasanya disebabkan oleh iritasi akibat tertusuk benda seperti duri, kayu, ujung rambut bahkan debu dari konsentrat. Pink ey juga bisa disebabkan oleh bakteri, virus atau bahkan parasit yang menyerang mata. Gejala klinis yang mungkin akan terlihat yaitu mata domba yang sering berkedip, mengeluarkan air dan berwarna kemerah–kemerahan. Mata domba akan keruh dan timbul borok hingga mengalami pembengkakan.

Cara untuk mengobati pink eye yaitu, cucilah mata domba menggunakan air hangat untuk menghilangkan kotoran. Kemudian oleskan salep mata khusus untuk domba yang memiliki kandungan antibiotik, untuk membantu proses dalam meredakan infeksi yang terjadi.

4.            Penyakit Kuku dan Mulut (PMK)

Biasanya penyakit kuku dan mulut disebabkan oleh Apthae Epizootica yang terdapat di air kencing, susu dan air liur. Gejala yang bisa timbul akibat penyakit kuku dan mulut ini seperti nafsu makan yang berkurang, demam, keluar air liur yang berlebihan. Kemudian rongga mulut, lidah dan kaki yang mulai melepuh serta terdapat benjolan yang berisi cairan bening. Segera pisahkan domba yang terjangkit penyakit ini untuk segera diobati. Serta jangan lupa untuk menjaga kebersihan kandang dan memberikan vaksinasi untuk domba secara rutin.

Ternak domba menghadirkan banyak keuntungan bagi anda, sehingga  tidak heran apabila banyak orang yang mulai menggeluti usaha ternak domba. Apabila anda membutuhkan supplier domba atau peternakan domba, kunjungi doazfarm.com Kami merupakan supplier domba dengan kondisi yang bagus. Dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan asupan makanan terbaik untuk menghasilkan domba-domba yang sehat dan bagus. Segera hubungi kontak person Doaz Farm untuk mendapatkan domba yang bagus dari peternakan dan supplier domba kepercayaan anda.

Categories
Artikel

Jual Domba Murah Yogyakarta dan Jenis Penyakit Pencernaan yang Bisa Dialami Domba

Jual Domba Murah Yogyakarta -Dalam bidang peternakan, tentu anda bisa menghadapi serangan penyakit yang menyerang hewan ternak. Termasuk dalam ternak domba, dimana ada berbagai jenis penyakit yang harus diwaspadai peternak karena bisa menyerang domba. Salah satunya seperti diare yang sering dialami domba akibat pakan yang salah atau bakteri pada makanan. Penyebab diare pada domba dan anak domba yang baru lahir serupa dengan yang terjadi pada hewan ternak lainnya.

Disentri atau diare pada domba bisa disebabkan oleh Clostridium perfringens tipe B adalah penyakit usus domba. Hal ini terlihat terutama pada ras domba pegunungan yang ditandai dengan kematian mendadak atau diare, disentri, dan toksemia. Perfringens tipe C juga bisa menyebabkan sindrom yang serupa. Mulut berair atau perut bergetar, yaitu penyakit dengan etiologi tidak pasti terkait dengan kegagalan transfer imunitas pasif, juga perlu diwaspadai. Coccidiosis juga merupakan penyebab penting diare pada domba yang lebih tua dan disapih. Terminal ileitis dan atrofi vili, keduanya etiologi tidak diketahui, sering hadir di usus domba yang bisa menyebabkan pertumbuhan domba yang buruk.

Penyakit usus domba dewasa lainnya dapat bermanifestasi dengan diare. Infeksi C perfringens tipe C bermanifestasi dengan nyeri perut, tenesmus, dan kematian yang cepat. Obstruksi usus akibat kecelakaan usus terjadi secara sporadis tetapi biasanya tidak terlihat secara klinis. Domba dengan gangguan usus biasanya menunjukkan kekurusan yang progresif. Kekurusan progresif juga merupakan tanda utama pada domba dewasa dengan adenokarsinoma usus, yang dapat ditemukan di daerah tertentu, terkait dengan konsumsi pakis pakis.

Kemudian penyakit mulut berair adalah kondisi domba yang dipelihara secara intensif yang terjadi pada hari-hari pertama kehidupan. Morbiditas dalam flok bisa mencapai 30%, dan angka mortalitas bisa melebihi 80%. Penyakit mulut berair dikaitkan dengan konsumsi bakteri yang bertahan di saluran GI neonatal dan berpindah dari usus ke aliran darah. Bakteri yang dihasilkan dapat ditoleransi oleh anak domba, tetapi pembentuk koloni unit terkait dengan pelepasan endotoksin gratis, dan syok endotoksik berkembang pesat. Anak domba berusia 12–72 jam dengan akses kolostrum yang tidak memadai atau tertunda berada pada risiko terbesar.

Baca Juga: Jual Domba Murah Klaten dan Kenali Penyakit Umum yang Bisa Menyerang Domba Anda

Anak domba yang terkena penyakit mulut berair mengalami hipotermia, kusam, berhenti makan, dan, secara klasik, memiliki deretan air liur yang panjang dari mulut. Kasus yang kurang jelas mungkin memiliki moncong basah. Dimana yang lain mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda eksternal dari air liur berlebih, tetapi mulut mungkin terasa dingin saat disentuh dan mengandung air liur berbusa. Abomasum mungkin membengkak dengan gas dan cairan, memberikan tampilan yang menipu seperti anak domba yang kenyang. Tetapi jika anak domba ini diangkat dan diguncang dengan lembut, suara perut keroncongan mungkin terdengar.

Penting bagi para peternak memiliki kemampuan dasar dalam manajemen kesehatan yang baik. Keberhasilan dari usaha ternak domba anda bisa ditunjang dengan kesehatan domba ternak yang baik. Ini perlu diimbangi dengan pemberian pakan yang baik, kebersihan lingkungan dan ternak yang terjaga, serta vaksinasi yang tepat.

Ternak domba menghadirkan banyak keuntungan bagi anda, sehingga tidak heran apabila banyak orang yang mulai menggeluti usaha ternak domba. Apabila anda membutuhkan supplier domba atau peternakan domba, hubungi kontak person Doaz Farm. Kami merupakan supplier domba yang jual domba murah Yogyakarta dengan kondisi yang bagus. Dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan asupan makanan terbaik untuk menghasilkan domba-domba yang sehat dan bagus. Segera hubungi Doaz Farm untuk mendapatkan domba yang bagus dari peternakan dan supplier domba kepercayaan anda.

Categories
Artikel

Jual Domba Murah Surakarta dan Pelajari Kuku Busuk yang Mempengaruhi Kondisi Domba Ternak

Jual Domba Murah Surakarta – Kesehatan ternak memainkan peran penting bagi keberhasilan peternakan anda. Masalah kesehatan pada domba ternak menjadi penyebab utama kerugian finansial yang cukup signifikan dalam usaha ternak. Ini menciptakan implikasi kesejahteraan yang cukup serius dan berdampak negatif pada tingkat keberhasilan ternak anda. Berbagai penyakit bisa menyerang domba anda yang akan memengaruhi kondisi tubuhnya seperti infeksi kuku busuk. Kebanyakan kasus kuku busuk pada domba ternak disebabkan oleh infeksi bakteri. Untuk itu, anda harus mengupayakan hal yang terbaik untuk menjaga kesehatan domba ternak.

Domba biasanya mengandalkan kuku mereka untuk bisa berfungsi 100 persen agar bisa berjalan normal. Masalah yang terjadi dengan kuku domba dapat menyebabkan rasa sakit, ketimpangan, dan ketidakmampuan untuk mencari makan. Kondisi ini yang dapat menyebabkan penurunan berat badan domba ternak anda. Ada penyakit dan masalah tertentu yang dapat menyebabkan perubahan pada pertumbuhan kuku, yang kemudian memerlukan pemangkasan untuk meningkatkan laju pemulihan. Beberapa dari masalah ini mungkin memerlukan pemangkasan sederhana sementara yang lain memerlukan pemangkasan disertai pengobatan atau penanganan lebih lanjut.

Domba yang berada di tanah yang lunak dan basah, akan beresiko mengalami masalah pada kukunya. Bakteri atau kuman bisa menginfeksi kuku domba yang menyebabkan kuku busuk. Ketika domba berada di tanah yang lunak dan basah, maka anda perlu untuk membersihkan kukunya ari kotoran yang menempel agar tidak terjadi infeksi. Pemangkasan kuku domba juga perlu untuk dilakukan secara rutin. Ini bertujuan untuk mencegah pertumbuhan kuku yang berlebihan yang nantinya bisa mengganggu domba dalam berjalan dan beraktivitas.

Untuk memangkas kuku domba, anda memerlukan sepasang alat pengupas kuku domba karena kakinya bisa sangat keras dan sulit untuk dipangkas. Jika anda memangkas domba berukuran kecil hingga sedang, cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengarahkan mereka ke bagian belakang untuk memeriksa setiap kakinya. Anda dapat melakukan ini dari belakang domba atau meminta orang lain memegang domba saat anda memangkas kuku domba. Untuk domba yang lebih besar, anda mungkin perlu memangkas kakinya dengan cara mengambil masing-masing kaki, lakukan pekerjaan ini dengan dua orang.

Baca Juga: Jual Domba Murah Solo dan Kiat untuk Pemilihan Domba Ternak yang Baik

Kuku domba yang tidak dibersihkan dan dipangkas secara rutin bisa mengakibatkan lepuh dan busuk. Kondisi ini adalah penyakit yang cukup merugikan dalam industri domba. Jika kondisi ini menjadi masalah di peternakan anda, maka dibutuhkan banyak usaha dan tenaga untuk mengendalikan gejala dan menghilangkannya. Kondisi tersebut dapat dicegah dengan pengelolaan dan manajemen kesehatan yang baik. Kuku melepuh dan kuku busuk bisa mempengaruhi domba. Lepuh pada kuku disebabkan oleh bakteri yang biasanya terdapat dalam kotoran hewan atau pada padang rumput yang digunakan untuk menggembalakan domba. Infeksi ini bisa meningkat dalam kondisi dingin dan basah di mana lumpur dan kotoran telah dibiarkan menumpuk. 

Infeksi bakteri pada kuku domba dapat menyebabkan iritasi antara jari kaki dan menginfeksi area tersebut. Ini terjadi akibat mikroorganisme yang dapat ditemukan di tanah yang terkontaminasi. Bakteri ini membutuhkan iritasi di antara jari-jari kaki untuk masuk ke dalam infeksi.  Kondisi kuku busuk paling umum terjadi pada domba dan sangat menular dalam kondisi basah dan lembab. Kuku yang melepuh dan busuk mengakibatkan penurunan berat badan pda domba ternak anda. Tidak hanya itu, kondisi ini juga akan memengaruhi penurunan produksi susu dan wol. Serta penurunan kemampuan reproduksi karena hewan yang terinfeksi parah enggan bergerak untuk memberi makan. 

Ternak domba menghadirkan banyak keuntungan bagi anda, sehingga  tidak heran apabila banyak orang yang mulai menggeluti usaha ternak domba. Apabila anda membutuhkan supplier domba atau peternakan domba, hubungi kontak person Doaz Farm. Kami merupakan supplier domba dengan kondisi yang bagus. Dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan asupan makanan terbaik untuk menghasilkan domba-domba yang sehat dan bagus. Segera hubungi Doaz Farm untuk mendapatkan domba yang bagus dari peternakan dan supplier domba kepercayaan anda.

Categories
Artikel

Jual Domba Murah Yogyakarta dan Ketahui Jenis Domba Sebelum Memulai Ternak Domba

Jual Domba Murah Yogyakarta – Ternak domba adalah salah satu peluang usaha yang cukup menguntungkan sekarang ini. Dimana domba memiliki tingkat produktivitas yang cukup tinggi. Dalam kurun waktu 2 tahun saja, seekor domba betina dapat beranak tiga kali, dan dalam sekali beranak bisa sampai 3 ekor. Modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha ternak domba juga relatif kecil. Dimana dalam hal perawatannya, domba memiliki prosedur perawatan yang cukup sederhana. Meski begitu, domba memiliki nilai jual yang cukup tinggi di pasaran. Selain itu, bau domba cenderung tidak menyengat sehingga tidak mengganggu lingkungan sekitar.

Di Indonesia sendiri, usaha ternak domba sudah dilakukan banyak orang untuk diambil dagingnya. Di beberapa daerah usaha ternak domba dikembangkan untuk diambil bulunya sebagai serat wol. Dalam memulai usaha ternak domba, ada beberapa hal penting yang perlu anda perhatikan seperti memilih jenis indukan, lokasi dan struktur kandang, kebutuhan pakan dan perawatan. Sebelum itu, anda perlu untuk mengenal jenis-jenis domba. Secara umum terdapat dua jenis domba yang yaitu domba lokal dan domba silangan.

Domba lokal adalah jenis domba paling banyak yang dipilih untuk usaha ternak domba oleh setiap masyarakat. Ada dua jenis domba lokal yang cukup populer, yaitu domba ekor tipis dan domba ekor tebal. Domba ekor tipis memiliki bentuk ekor yang kecil dan cukup tipis dengan bobot tubuh mencapai 25-30 kg. Kemudian bentuk telinga domba ekor tipis lebar dan mengarah ke bawah. Jenis domba jantan memiliki tanduk dan betina tidak memiliki tanduk. Domba ekor tipis memiliki warna biru putih, hitam, cokelat dan kombinasinya.

Domba lokal ekor tebal memiliki ciri-ciri ekor yang tebal dan membentuk segitiga. Jenis domba ini memiliki bobot yang mencapai 35-45 kg. Bentuk telinganya lebar dan mengarah ke samping. Domba ekor tebal jenis jantan dan betina tidak memiliki tanduk. Kemudian domba ekor tebal ini memiliki warna bulu dominan putih.

Baca Juga: Jual Domba Murah Klaten dan Proses Pembuatan Wol dari Bulu Ternak Domba

Jenis domba berikutnya adalah domba silangan, dimana jenis ini terdiri dari:

Domba Garut

Jenis domba garut adalah silangan segitiga dari domba lokal, domba merino dan domba dari Afrika Selatan. Dimana persilangan tersebut menghasilkan domba yang memiliki postur gagah. Jenis domba Garut ini dibudidayakan sebagai domba aduan.

Domba Merino

Domba jenis ini berasal dari Spanyol. Bobot tubuh domba jantan bisa mencapai 70 kg, dan betina 40 kg. Dimana tubuhnya ditutupi wool yang tebal dan jenis domba jantannya memiliki tanduk panjang yang melingkar.

Domba Texel

Jenis domba texel ini didatangkan dari Belanda, dan banyak dikembangkan di daerah pegunungan Wonosobo, Jawa tengah. Jenis domba ini memiliki ciri-ciri bulunya yang tebal, keriting, halus dan berwarna putih. Kemudian warna hidung dan kukunya hitam, dengan telinga kecil yang mengarah ke samping. Bobot jenis domba ini bisa mencapai 130 kg.

Domba Batur

Jenis domba batur adalah hasil silangan domba tapos. Dimana jenis domba ini banyak dibudidayakan di daerah Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. Dengan ciri-ciri bulunya yang tebal, domba ini bisa menghasilkan 1 kg bulu setiap ekornya. Bobot yang dimilikinya berkisar 80-150 kg. Jenis domba silangan ini biasanya hanya cocok pada daerah yang memiliki hawa sejuk dengan suhu rata-rata dibawah 18oC.

Ternak domba menghadirkan banyak keuntungan bagi anda, sehingga tidak heran apabila banyak orang yang mulai menggeluti usaha ternak domba. Apabila anda membutuhkan supplier domba atau peternakan domba, kunjungi doazfarm.com Kami merupakan supplier domba dengan kondisi yang bagus. Dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan asupan makanan terbaik untuk menghasilkan domba-domba yang sehat dan bagus. Segera hubungi kontak person Doaz Farm untuk mendapatkan domba yang bagus dari peternakan dan supplier domba kepercayaan anda.

Categories
Artikel

Jual Domba Murah Klaten dan Kenali Penyakit Umum yang Bisa Menyerang Domba Anda

Jual Domba Murah Klaten -Domba adalah mamalia dan hewan berkaki empat yang menonjol karena menjadi yang pertama dijinakkan oleh manusia untuk keperluan pertanian. Tidak hanya wol yang diperoleh dari mereka, tetapi juga daging dan susunya. Menawarkan perawatan khusus di setiap tahap kehidupan Anda penting untuk menghindari masalah kesehatan. Selain itu, penting untuk menjaga mereka tetap bersih dengan semua vaksin mereka. Ada berbagai macam penyakit domba yang umum, mulai dari infeksi hingga cedera tubuh.

Peternak perlu untuk mengetahui jenis penyakit umum yang bisa terjadi pada domba. Beberapa penyakit yang menyerang domba ternak diantaranya yaitu:

1.    Abortus

Ini terjadi ketika seekor domba betina kehilangan anak dombanya selama kehamilan atau ketika ia lahir anak domba lemah dan mati tak lama kemudian. Beberapa penyebab infeksius aborsi yang paling umum adalah aborsi ezootic dan vibriois. Penyebab paling umum lainnya yang menyebabkan kematian domba sebelum mereka lahir adalah toksoplasmosis.

2.    Infeksi

Infeksi umum pada domba ini biasanya disebabkan oleh pestivirus. Ini dapat terjadi secara ringan hingga kasus yang paling parah yang dapat menyebabkan masalah kesuburan dan bahkan kematian. Beberapa gejala diare virus sapi yang paling umum adalah nafsu makan yang buruk, diare berdarah, dan masalah pernapasan. Demam dan masalah pencernaan juga bisa terjadi.

3.    Batu saluran kemih

Gejala pertama adalah kegelisahan dan sesekali ingin buang air kecil. Tingkat fosfor yang tinggi dalam ransum mungkin menjadi penyebab utama. Pencegahan terdiri dari penggunaan tingkat fosfor yang tepat dalam ransum dan juga memastikan ransum memiliki rasio kalsium terhadap fosfor 2: 1. Amonium klorida yang ditambahkan ke dalam ransum atau air sehingga konsumsi domba 1/4 ons per hari akan memberikan kontrol yang baik.

Baca Juga: Jual Domba Murah Semarang dan Tips Memulai Usaha Ternak Domba yang Menguntungkan

4.    Cacing Perut

Cacing  perut, parasit yang paling umum pada domba, menyebabkan ketidakberdayaan dan penurunan berat badan. Selaput lendir mata, hidung dan mulut akan menjadi pucat. Dalam kasus yang parah, gerusan memang terjadi. Gejala lahiriah umumnya tidak muncul, tetapi bertanggung jawab atas keuntungan dan ketidaktegasan yang lebih lambat.

5.    Enterotoksemia

Kondisi ini juga sering disebut sebagai penyakit makan berlebih  yang terjadi pada domba yang diberi makan biji-bijian dalam jumlah besar. Gejalanya adalah gaya berjalan yang terhuyung-huyung, bergerak berputar-putar dan kejang. Konsultasikan dengan dokter hewan Anda untuk program vaksinasi yang direkomendasikan.

6.    Ketosis atau Penyakit Kehamilan

Penyakit iniadalah penyakit umum yang terjadi pada domba betina pada akhir kehamilan. Gejala berupa mata berkaca-kaca, lesu, dan gaya berjalan terhuyung-huyung, diikuti dengan kekakuan dan kelumpuhan sebagian. Memberi makan dengan jumlah makanan seimbang yang tepat umumnya akan mengatasi kondisi ini, terutama di akhir masa gestasi.

7.    Penyakit Otot Putih atau Penyakit Domba Kaku

Penyakit ini ditandai dengan kekakuan otot yang terjadi pada domba yang berumur beberapa hari sampai beberapa minggu. Ini terkait dengan kekurangan Vitamin E dan Selenium dan dapat dikontrol melalui injeksi. Penggunaan E-Se Fortifier juga diindikasikan untuk kondisi ini.

Demikianlah beberapa jenis penyakit umum yang bisa menyerang domba. Anda perlu untuk menerapkan manajemen kesehatan serta manajemen pakan yang baik untuk mencegah domba terserang penyakit. Selain itu, faktor kebersihan juga penting untuk diperhatikan dengan melakukan tindakan kebersihan rutin.

Ternak domba menghadirkan banyak keuntungan bagi anda, sehingga tidak heran apabila banyak orang yang mulai menggeluti usaha ternak domba. Apabila anda membutuhkan supplier domba atau peternakan domba, hubungi kontak person Doaz Farm. Kami merupakan supplier domba yang jual domba murah Klaten dengan kondisi yang bagus. Dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan asupan makanan terbaik untuk menghasilkan domba-domba yang sehat dan bagus. Segera hubungi Doaz Farm untuk mendapatkan domba yang bagus dari peternakan dan supplier domba kepercayaan anda.

Categories
Artikel

Jual Domba Murah Klaten dan Tips Menjaga Kandang Domba Ternak Agar Bersih

Jual Domba Murah Klaten – Kandang domba yang bersih sangat penting untuk menjaga agar domba tetap sehat. Selain itu, kandang domba yang bersih juga tidak akan mengeluarkan bau yang menyengat sehingga mengganggu indra penciuman dan lingkungan di sekitarnya. Kandang ternak bisa dibersihkan dengan menyapu semua kotoran dan sampah sisa pakan yang ada. Apabila hal tersebut dilakukan setiap hari, maka akan terjaga kebersihannya dan membuat lingkungan yang sehat dan nyaman untuk domba.

Waktu yang diperlukan untuk membersihkan kandang domba, tergantung seperti apa bentuk kandangnya. Kandang yang memiliki bentuk panggung, sebaiknya tidak dibersihkan setiap hari. Kandang bentuk panggung bisa dibersihkan 2 atau 3 kali dalam satu minggu. Pada bentuk kandang ini, kotoran domba atau feses yang keluar tidak menjadi satu dengan alas atau lantai kandang. Kotoran domba tersebut akan merosot dan jatuh langsung ke bawah lantai kandang domba. Yang perlu dibersihkan dengan rutin adalah kotoran domba yang terselip antara usuk dan reng pada lantai kandang. Biasanya akan ada kotoran yang terjebak dan tidak bisa langsung jatuh ke bawah kandang.

Ketika domba ternak anda mengalami diare atau mencret, maka lantai kandang perlu untuk dibersihkan setiap hari. Karena bentuk kotoran domba biasanya berbeda yaitu sedikit cair dan lembek. Kotoran tersebut biasanya akan menggumpal, dan tidak berbentuk pritilan seperti pada domba normal pada umumnya. Secara otomatis kotoran domba yang diare tersebut tidak bisa langsung jatuh ke bawah. Jika tidak dibersihkan, kotoran domba tersebut akan terinjak ataupun bisa diduduki oleh domba ketika sedang duduk. Tentu hal tersebut akan mengganggu kesehatan domba ternak.

Baca Juga: Jual Domba Murah Semarang dan Tips serta Langkah untuk Mencukur Bulu Domba

Pada umumnya yang menyebabkan kandang domba menjadi bau yaitu kotoran, jenis domba, dan alas kandang. Kotoran domba merupakan sumber bau yang utama, baik itu berupa kotoran padat ataupun urin. Urin domba lebih banyak memengaruhi bau pada kandang domba. Jenis domba juga meningkatkan aroma dari sebuah kandang. Ini terkait dengan perilaku mereka ketika membuang kotoran dan bau khas antara domba yang satu dan lainnya berbeda. Meski begitu, aroma domba tidak semenyengat aroma pada kambing.

Alas kandang juga dapat mempengaruhi aroma yang muncul dari kandang. Umumnya, pada air kencing dan kotoran domba proses penguraiannya di tanah akan terbantu dengan bakteri alami di dalam tanah. Urine domba mengandung zat amoniak yang bisa menguap dan terhirup oleh domba ternak anda. Akumulasi amoniak yang dihirup oleh domba bisa menjadi penyebab munculnya radang paru-paru pada ternak. Resiko sosial juga bisa mengancam jika kandang mengeluarkan aroma yang tidak sedap. Masyarakat di sekitar lingkungan domba ternak akan mengeluh karena gangguan polusi udara yang berasal dari kandang yang bau.

Urine yang dihasilkan oleh domba akan bercampur dengan srintil atau kotoran domba. Bercampurnya kotoran domba tersebut tetap tidak akan menimbulkan bau menyengat, dan tetap aman untuk kesehatan kambing domba maupun anak kandang. Hal tersebut bisa didapatkan dengan menerapkan langkah yang tepat untuk membersihkan kandang domba. Proses pembersihan rutin baik di dalam kandang dan lingkungan sekitar kandang perlu untuk dilakukan. Kebersihan kandang adalah yang utama untuk menjaga aroma kandang dan lingkungan di sekitarnya agar tidak memiliki bau yang menyengat.

Ternak domba menghadirkan banyak keuntungan bagi anda, sehingga tidak heran apabila banyak orang yang mulai menggeluti usaha ternak domba. Apabila anda membutuhkan supplier domba atau peternakan domba, kunjungi doazfarm.com Kami merupakan supplier domba dengan kondisi yang bagus. Dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan asupan makanan terbaik untuk menghasilkan domba-domba yang sehat dan bagus. Segera hubungi kontak person Doaz Farm untuk mendapatkan domba yang bagus dari peternakan dan supplier domba kepercayaan anda.

Categories
Artikel

Jual Domba Murah Solo dan Kiat untuk Pemilihan Domba Ternak yang Baik

Jual Domba Murah Solo – Ternak domba bisa menjadi pilihan yang cukup baik dalam mengembangkan usaha ternak. Berdasarkan dengan tujuan dari ternak dan pemeliharaan domba, kriteria pemilihan bibit domba setidaknya bisa dibagi menjadi dua kategori. Dimana kategori yang pertama adalah sebagai bakalan atau bibit untuk indukan domba ternak. Dan yang berikutnya adalah sebagai bakalan untuk penggemukan atau domba ternak untuk dipotong. Pemilihan domba ternak yang ditujukan untuk penggemukan lebih mudah dan fleksibel dibandingkan dengan pemilihan domba untuk indukan. Meski demikian, anda harus tetap memperhatikan proses pemeliharaan domba ternak dengan baik.

Tujuan dalam melakukan usaha ternak domba untuk penggemukan, bisa menawarkan keuntungan yang cukup baik bagi peternak. Agar proses penggemukan domba ternak bisa berjalan secara maksimal, maka hal-hal berikut ini perlu anda perhatikan dalam memilih domba bakalan untuk digemukkan.

1.    Domba memiliki kondisi tubuh yang baik

Pemilihan domba harus memerhatikan kondisi tubuh domba yang sehat, lincah, tidak cacat, dan bulunya tidak kusam. Anda juga bisa mempertimbangkan domba yang memiliki umur masih muda. Pemilihan domba dengan kondisi tubuh yang bagus akan memudahkan proses penggemukan yang bisa dilakukan dengan maksimal.

2.    Prioritaskan domba jantan

Memprioritaskan domba jantan diperlukan karena tingkat pertumbuhannya yang lebih cepat dibandingkan domba betina. Selain itu, pemotongan domba betina yang masih produktif juga tidak diperbolehkan. Berbeda dengan domba betina yang sudah tidak produktif, maka bisa digunakan sebagai pilihan penggemukan.

3.    Bobot domba

Domba yang akan digemukkan sebaiknya memiliki bobot badan sekitar 15 kg. Domba yang dipilih tersebut memiliki umur sekitar 4 bulan – 1 tahun. Untuk mengetahui umur domba yang akan dipilih, dapat dilihat dari susunan gigi domba. Umumnya orang melihat umur domba dari jumlah gigi seri yang sudah tumbuh. Gigi Susu belum ada yang lepas bisa diperkirakan domba tersebut memiliki umur kurang dari 1 Tahun. Sepasang gigi susu tengah berganti dengan gigi tetap maka perkiraan umurnya 1 – 1,5 Tahun. Serta seluruh gigi susu berganti dengan gigi tetap perkiraan umur 4 Tahun.

Baca Juga: Jual Domba Murah Yogyakarta dan Tips Dalam Merawat Domba Ternak

Hal yang sangat penting dalam memulai usaha domba ternak untuk penggemukan maupun adalah bibit yang anda pilih. Bibit domba ternak yang baik menjadi salah satu faktor keberhasilan usaha ternak yang anda lakukan. Untuk itu, pengetahuan ciri-ciri domba bakalan yang baik sangat penting dikuasai oleh peternak.

Selain memilih domba ternak untuk penggemukan, memilih ternak untuk dijadikan bibit juga perlu dipahami dengan baik. Pemilihan domba ternak untuk bibit dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu berdasarkan silsilah keturunan dan visual atau langsung melihat fisiknya. Dalam seleksi domba menggunakan silsilah keturunan bisa didasarkan pada catatan prestasi tetua dari individu.

Sedangkan cara seleksi domba berdasarkan visual berarti anda memilih ternak berdasarkan sifat-sifat yang terlihat atau nampak. Sehingga masih ada waktu untuk pemeliharaan yang tepat untuk ditujukan sebagai bibit unggulan. Selain sifat-sifat produksi, faktor kesehatan juga perlu untuk diperhatikan. Faktor kesehatan erat kaitannya dengan kemampuan reproduksi domba. Secara umum domba ternak untuk calon bibit haruslah tidak cacat, kaki lurus dan tegak, lincah, dan tidak pernah terserang penyakit yang berbahaya. Pertumbuhan kelaminnya juga harus normal, dan kondisi tubuh tidak terlalu gemuk atau kurus.

Ternak domba menghadirkan banyak keuntungan bagi anda, sehingga tidak heran apabila banyak orang yang mulai menggeluti usaha ternak domba. Apabila anda membutuhkan supplier domba atau peternakan domba, hubungi kontak person Doaz Farm. Kami merupakan supplier domba dengan kondisi yang bagus. Dengan menjaga kebersihan kandang dan memberikan asupan makanan terbaik untuk menghasilkan domba-domba yang sehat dan bagus. Segera hubungi Doaz Farm untuk mendapatkan domba yang bagus dari peternakan dan supplier domba kepercayaan anda.